Penulis: Diavena Alusia Tamba

 

Setelah membahas mengenai produk bisnis yang paling diminati milenial dan membahas tips terkait bagaimana memulai bisnis kecil-kecilan, Sahabat Werkudara juga perlu mengetahui bagaimana caranya mengelola keuangan untuk bisnis yang sedang kamu bangun. Tujuannya adalah agar kamu memiliki manajemen keuangan yang baik dan bisnis yang kamu jalankan semakin sukses. Lalu bagaimana cara mengatur keuangan tersebut dengan baik? Simak beberapa tips berikut ini jika kamu ingin bisnis yang dijalankan bisa sesuai dengan rencana.

 

Pisahkan Uang Bisnis dan Pribadi

Sumber gambar: https://lifepal.co.id/media/campurin-uang-pribadi-dan-usaha-sama-saja-bunuh-masa-depan/

Memisahkan uang bisnis dan uang pribadi merupakan hal mendasar yang perlu dilakukan dalam mengatur keuangan bisnis. Seringkali para pengusaha bisnis kecil menggabungkan uang pribadi mereka dan uang untuk bisnis sehingga tanpa disadari yang terjadi adalah uang untuk modal bisnis digunakan untuk keperluan pribadi. Hal ini menyebabkan kurangnya modal untuk pengembangan bisnis dan menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan suatu bisnis. Seharusnya sekecil apapun bisnis yang dijalankan, para pengusaha perlu bersikap disiplin terhadap modal yang dimiliki dengan cara memisahkannya dari uang pribadi. Dengan begitu, mereka tahu sejauh apa bisnis mereka sudah berkembang.

 

Lakukan Perencanaan General

Sumber gambar: https://www.finansialku.com/membuat-rencana-bisnis-atau-business-plan/

Bagi pengusaha yang baru terjun dalam bisnis kecil, mulailah dengan melakukan perencanaan secara umum. Tentukan program dan rencana bisnis dalam satu periode panjang, kemudian bagilah perencanaan tersebut dalam beberapa periode pendek seperti triwulan, bulanan, atau bahkan mingguan. Lakukan perhitungan secara detail mengenai kebutuhan dana untuk menjalankan program tersebut. Tentukan pula kapan program tersebut akan dijalankan.

Buat Perencanaan Pendapatan

Sumber gambar: https://blog.modalku.co.id/learning-center/tips-keuangan/strategi-perencanaan-keuangan-pribadi-di-era-new-normal/

Walau bisnis yang dibangun masih terbilang kecil, pengusaha tetap harus membuat rencana pendapatan. Perkiraan pendapatan ini harus mampu memenuhi kebutuhan modal yang sudah direncanakan di awal tadi. Tentukan bagaimana rencana bisnis dapat mendatangkan pendapatan, seperti berapa produk yang akan dijual, berapa target penjualan, strategi apa yang digunakan untuk mencapai target penjualan, hingga memastikan setiap penjualan yang dihasilkan menghasilkan keuntungan.

Pisahkan antara Kasir dengan Bagian Akunting

Sumber gambar: https://www.jurnal.id/id/blog/fitur-software-akuntansi/

Dalam mengelola keuangan, pengusaha juga perlu memisahkan antara bagian kasir dengan accounting. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecurangan. Kasir bertugas untuk menerima uang dari hasil penjualan barang atau jasa, sedangkan accounting bertugas untuk mengelola laporan keuangan yang keluar dan masuk. Jika kedua tugas ini dipegang oleh orang yang sama, maka akan ada kekhawatiran bahwa orang tersebut memanipulasi laporan keuangan dan menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pribadinya. Jadi ada baiknya apabila kedua tugas tersebut dipisahkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

 

Membuat Laporan Keuangan

Sumber gambar: https://www.kanalaceh.com/2019/09/05/laporan-keuangan-harus-transparan-dan-terukur/

Laporan keuangan menjadi salah satu hal paling penting dalam pengelolaan keuangan suatu bisnis. Pengusaha harus melakukan pembukuan atau laporan yang lengkap mengenai pemasukan, pengeluaran setiap hari, utang, dan aset yang dimiliki. Pembukuan tersebut sangat membantu bagi pihak manajemen dalam membuat strategi bisnis yang tepat untuk mengembangkan bisnisnya. Selain itu dengan adanya pembukuan, pengusaha dapat mengetahui apakah bisnisnya mengalami kerugian atau keuntungan dan seberapa besar kerugian yang dialami atau keuntungan yang didapatkan.

 

Pergunakan Laba dengan Bijak

Sumber gambar: https://bisnisukm.com/cara-cerdas-mengelola-laba-usaha.html

Laba merupakan hal yang paling dinantikan saat memulai suatu bisnis karena dianggap sebagai tolak ukur keberhasilan suatu bisnis. Namun ada baiknya apabila laba yang didapatkan dialokasikan untuk mengembangkan bisnis agar menjadi bisnis yang lebih besar dan mengarahkan investasi ke bidang yang lebih menguntungkan, seperti menambah armada dagang atau menambah variasi produk untuk dijual kembali. Dengan begitu, bisnis yang dibangun dapat berkembang semakin pesat sesuai target yang diinginkan.

 

Memanfaatkan Pihak Ketiga atau Software

Sumber gambar: https://www.soltius.co.id/id/blog/read/5-fitur-canggih-accounting-software-indonesia-sangat-bermanfaat-bagi-akuntansi-bisnis

Memanfaatkan pihak ketiga, seperti mempekerjakan karyawan atau menggunakan software tertentu dapat membantu para pengusaha untuk mengelola keuangan bisnis mereka. Keberadaan pihak ketiga tersebut hanya sebatas pengawas agar dapat meminimalisir resiko kesalahan dalam pengelolaan keuangan. Walau begitu, perlu ada modal tersendiri untuk menggunakan pihak ketiga ini. Namun jika dirasa dana tidak mencukupi, para pengusaha dapat menggunakan software manajemen keuangan sederhana untuk bisnis kecil yang dijual di pasaran. Dengan begitu, pengelolaan keuangan akan terasa lebih mudah dan hemat waktu.

 

Persiapkan Dana Darurat

Sumber gambar: https://smart-money.co/edukasi/ini-bedanya-dana-darurat-dengan-tabungan-dan-investasi

Walau sudah merencanakan strategi bisnis dengan baik, ternyata tidak selamanya para pengusaha dapat memprediksi apakah bisnisnya berjalan dengan lancar atau tidak. Maka dari itu, mereka perlu melakukan antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk ketika menjalankan suatu bisnis. Salah satu cara untuk mengantisipasinya yaitu dengan mempersiapkan dana darurat. Tujuan dari dana darurat ini adalah agar dapat menjaga bisnis supaya tidak langsung jatuh saat mengalami kerugian atau setidaknya dapat mengurangi beban saat masa sulit melanda. Dengan begitu, para pengusaha dapat memperbaiki bisnis dan kembali menjalankannya.

Itu dia beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengelola keuangan dari bisnis yang sedang kamu jalankan. Jangan beranggapan bahwa bisnis kecil-kecilan tidak memerlukan pengelolaan keuangan yang baik karena justru pengelolaan keuangan ini malah sangat dibutuhkan untuk bisnis-bisnis yang baru dirintis. Dengan begitu, kamu tahu pemasukan serta pengeluaran dari bisnismu dan kamu dapat menentukan strategi yang baik untuk meningkatkan bisnismu. Maka dari itu, mulailah belajar mengelola keuangan bisnismu dan raih keuntungan sebanyak-banyaknya. Selamat mencoba!

 

Sumber:

1.   Arief Ramadhan. 4 Januari 2020. Cara Mengelola Keuangan Usaha untuk Memajukan dan Mengembangkan Perusahaan. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://finata.id/cara-mengelola-keuangan-usaha/

2.   Mukhammad Iqbal. 6 Januari 2020. Wajib Tahu! Ini 7 Cara Mengelola Keuangan Usaha Agar Bisnis Lancar. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://www.99.co/blog/indonesia/cara-mengelola-keuangan-usaha/

3.   Rishna Maulina. 14 Agustus 2019. Tips Manajemen Keuangan Bisnis Kecil Yang Efektif. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://www.jurnal.id/id/blog/tips-manajemen-keuangan-bisnis-kecil-yang-efektif/

4.   Dina Amalia. 21 Januari 2018. 5 Cara Mengatur Keuangan untuk Usaha Kecil Anda. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://www.jurnal.id/id/blog/2018-5-cara-mengatur-keuangan-untuk-usaha-kecil/

5.   Devayanti Pardi. 5 Cara Jitu Mengelola Keuangan Untuk Bisnis Usaha Kecil. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://koinworks.com/blog/bisnis-usaha-kecil/

6.   Nuraini Anitasari. 24 Mei 2017. CARA JITU MENGELOLA KEUANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH. Diakses pada tanggal 28 September 2020, dari https://zahiraccounting.com/id/blog/mengelola-keuangan-ukm/