Penulis : Diavena Alusia Tamba

 

Werkudara Institute adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa asesmen psikologis, pelatihan, konsultasi manajemen, dan pemberdayaan masyarakat yang profesional, berintegritas, dan inovatif. Para asesor, trainer, dan konsultan Werkudara Institute mayoritas berlatar belakang psikologi dan manajemen serta sudah cukup banyak pengalaman di bidangnya dan selalu ingin belajar serta mengembangkan diri bersama.

Dengan semangat “Menjadikan Indonesia Kuat dan Tangguh”, Werkudara bertekad untuk melayani dan membantu mengembangkan perekonomian dan pendidikan tiap daerah di Indonesia agar semakin merata. Maka dari itu, ayo kenali Werkudara dengan lebih dekat untuk mendukung kami berkarya!

Sejarah Singkat

Werkudara Institute didirikan oleh 5 orang mahasiswa yang berasal dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2015. Pada awalnya kelima mahasiswa ini mendirikan suatu komunitas belajar yang bertempat di taman lembah UGM dengan lokasi yang tersembunyi dan masih sepi pengunjung saat itu. Mereka belajar untuk menjadi seorang trainer dengan melakukan latihan bersama-sama dan saling memberi masukan satu sama lain.

Untuk lebih mengembangkan diri, kelima mahasiswa ini kemudian mulai membuka jasa pelatihan gratis pada sekolah-sekolah yang memiliki anggaran pendidikan terbatas. Sejak saat itu, mereka mulai memberi nama komunitas ini sebagai Werkudara dan mulai menerima jasa pelatihan berbayar dari sekolah lain. Walau sempat vakum selama 1 tahun dikarenakan adanya keinginan kelima mahasiswa ini untuk berkarir di bidang lain, tetapi akhirnya Fransiscus Ian sebagai salah seorang dari kelima pendiri tersebut memutuskan untuk melanjutkan kegiatan Werkudara dengan membentuk Werkudara menjadi organisasi formal dan memperluas jaringannya. Saat ini Werkudara sudah melayani perusahaan, instansi pemerintah, organisasi non profit serta institusi pendidikan di berbagai wilayah Indonesia dan akan terus memperluas pasarnya agar semakin banyak melayani pihak yg membutuhkan.

Tantangan dan Strategi

Dibalik berkembangnya Werkudara, tentu saja ada kesulitan dan tantangan yang dihadapi. Di awal Werkudara didirikan, kelima mahasiswa tidak memiliki mentor untuk membimbing mereka bagaimana menjadi trainer yang baik. Akhirnya mereka belajar sendiri dan saling memberi masukan satu sama lain. Saat Werkudara berkembang menjadi sebuah organisasi formal pun, kesulitan dan tantangan tersebut pasti akan selalu ada. Fransiscus Ian sebagai Chief Executive Officer (CEO) Werkudara saat ini beranggapan bahwa tantangan Werkudara adalah modal ilmu. Hal ini dikarenakan Werkudara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelatihan dan konsultasi sehingga saat Werkudara ingin memberikan pelatihan dan konsultasi, maka Werkudara harus memiliki ilmu terlebih dahulu dan memiliki pengalaman praktik. Dengan pengalaman yang lebih baik, diharapkan kemampuan Werkudara dalam bidang pelatihan diakui dan mampu menarik perhatian perusahaan lain yang merupakan calon klien Werkudara.

Untuk menunjukkan bahwa Werkudara mampu, strategi yang dilakukan oleh Werkudara adalah berusaha membuktikan dengan memberikan jasa konsultasi yang nantinya akan bermanfaat bagi instansi yang membutuhkan. Selain itu Werkudara juga terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki bidang yang sama dengan Werkudara. Werkudara terus melakukan pengembangan produk dan berbagai pelatihan berbasis online serta terus memperluas pasarnya agar semakin banyak melayani pihak yang membutuhkan.

Dengan pengembangan produk yang berbasis online terutama di masa pandemi ini, Werkudara menerapkan strategi digital marketing dimana pemasaran produk dilakukan melalui saluran digital seperti search engine, email, media sosial, dan situs web lain untuk terhubung dengan pelanggan dan calon pelanggan. Saat ini Werkudara sendiri memfokuskan diri memasarkan produknya melalui website, Instagram, Facebook, dan LinkedIn. Pemasaran produk dilakukan dengan melibatkan konten online pada topik yang relevan dengan Werkudara. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan visibilitas secara online sambil memberikan informasi yang berkualitas kepada pelanggan. Dengan begitu, kesadaran pelanggan terhadap nama Werkudara pun semakin meningkat dan Werkudara mampu mencapai tujuannya untuk menjadikan Indonesia kuat dan tangguh.

Semangat dan Nilai

Dalam menghadapi tantangan dan menyusun strategi untuk terus berkembang, Werkudara berangkat dari semangat awal yang dibangun oleh kelima pendiri Werkudara, yaitu semangat belajar yang diwujudkan dengan ikut membantu orang lain untuk belajar. Semangat belajar ini kemudian melahirkan 3 nilai yang dipegang teguh oleh Werkudara hingga saat ini, yaitu humility, excellence, dan integrity. Humility mengajarkan bahwa Werkudara harus rendah hati dan senantiasa belajar mengembangkan kemampuan. Excellence mengajarkan bahwa Werkudara dapat terus berkembang jika membantu orang lain untuk belajar. Integrity mengajarkan Werkudara untuk selalu mempertanggungjawabkan pekerjaan kepada klien, atasan, dan Tuhan. Inilah nilai yang membuat Werkudara mampu untuk terus berkembang.

Selain itu, nama Werkudara sendiri diambil dari tokoh pewayangan yang bernama Bima dimana Bima dilihat sebagai sosok yang besar, kuat, dan tangguh. Hal ini yang kemudian membuat Werkudara bercita-cita ingin menjadikan Indonesia lebih kuat dan tangguh. Salah satu caranya adalah dengan memberdayakan masyarakat daerah dan potensi alamnya untuk meningkatkan perekonomian dan pendidikan di Indonesia. Dengan semangat dan tujuan yang mulia tersebut, Werkudara mampu untuk terus berkembang hingga saat ini.

Pada Oktober 2020 ini, Werkudara akan merayakan hari jadi yang ke-5 sejak didirikan pada tahun 2015. Tema yang diangkat oleh Werkudara untuk hari jadinya adalah “SUMELEH”. Sumeleh diambil dari Bahasa Jawa yang artinya berserah. Kata “berserah” yang dimaksud bukan berarti kita menyerah melainkan berdamai dengan keadaan akibat peristiwa pandemi yang saat ini masih terjadi. Selain itu, berserah juga berarti mempercayakan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita harus berserah pada rencana Tuhan dan tetap berusaha semaksimal mungkin.

Pencapaian yang diperoleh Werkudara sendiri hingga tahun ini memang tidak mudah. Namun dengan tujuan yang baik dan mulia, semua usaha tersebut dapat terlaksana dengan baik sehingga kini ada banyak pihak yang ingin bekerja bersama dengan Werkudara. Selain itu, Werkudara sudah banyak memberikan pelatihan dan konsultasi pada perusahaan, organisasi non profit, dan instansi pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Di tahun yang kelima ini, diharapkan Werkudara dapat berkembang semakin besar dan dapat membantu meningkatkan perekonomian dan pendidikan daerah di kota lain.