Penulis: Sesilia Sophia Kadita

 

Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) pada 2016 merilis laporan mengenai soft skills pekerja apa saja yang dibutuhkan dalam Revolusi Industri 4.0 di 2020. Laporan ini menanyakan berbagai atasan HRD dan pekerja di posisi strategis dari perusahaan global mengenai pergeseran pekerjaan dan keterampilan di seluruh dunia. Revolusi Industri 4.0 lebih banyak menghadirkan kemajuan teknologi seperti robotika, pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan (AI).

WEF menyatakan bahwa sepertiga skills yang dianggap penting saat ini akan berubah lima tahun kemudian. Beberapa pekerjaan akan hilang, yang lain akan tumbuh, dan bahkan yang saat ini belum ada akan muncul. Di tengah pertumbuhan kerja yang tidak menentu, satu hal yang pasti adalah urgensi untuk menyelaraskan keahlian.

(Sumber: forbes.com)

Saat ini 2020 tinggal tersisa kurang dari tiga bulan. Yuk, lihat apakah kamu sudah memiliki kemampuan berikut!

Pemecahan Masalah Kompleks

Tidak seperti pemecahan masalah sederhana, pemecahan masalah kompleks menuntut seseorang untuk memiliki pengetahuan beragam. Kamu perlu memiliki pengetahuan dari berbagai macam perspektif sehingga dapat menemukan solusi yang komprehensif. Penyelesaian masalah yang kompleks dimulai dari melakukan identifikasi, menyeleksi informasi, menentukan opsi solusi, dan melaksanakan solusi terbaik.

Berpikir Kritis

Kemampuan berpikir kritis muncul dari rasa ingin tahu. Salah satu ciri orang yang memiliki kemampuan berpikir kritis adalah selalu mempertanyakan mengapa suatu hal bisa terjadi demikian adanya. Kemampuan berpikir kritis memungkinkan seseorang untuk berpikir rasional, mengevaluasi hal di sekitarnya, dan membuat keputusan yang logis.

Kreativitas

Banyaknya produk industri yang benar-benar baru membutuhkan kreativitas lebih untuk selalu menghadirkan produk lain. Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang inovatif dan menemukan ide yang unik serta orisinil yang bermanfaat bagi masyarakat. Kreativitas tidak terbatas pada menciptakan ide baru, namun juga mengembangkan apa yang sudah ada.

People Management

Kemampuan people management disebut juga dengan leadership, yaitu kemampuan untuk memimpin, mengatur, dan memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Pekerja di masa Revolusi Industri dituntut untuk bisa menjadi pemimpin karena akan banyak bekerja dalam tim.

Berkoordinasi / Bekerja Sama dengan Orang Lain

Kemampuan ini adalah turunan dari kemampuan people management. Kesuksesan sebuah tim memerlukan koordinasi di antara anggotanya. Selain itu karena pekerjaan satu tim berhubungan dengan tim lain, maka perlu adanya koordinasi antar tim sehingga perusahaan dapat berjalan harmonis.

(Sumber: weforum.org)

Kecerdasan Emosional

Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengatur dan  mengendalikan emosi. Seseorang dengan
kecerdasan emosional dapat mengekspresikan emosi secara akurat. Kemampuan ini
termasuk juga menilai, merasakan, dan berasimilasi dengan emosi orang lain.
Pengetahuan mengenai kondisi emosional diri sendiri dan orang lain dapat
dimanfaatkan untuk mengatur emosi hingga memotivasi tindakan, entah positif
maupun negatif.

Penilaian dan Pengambilan
Keputusan

Meski saat ini banyak pekerjaan yang digantikan oleh kepintaran
buatan, namun teknologi maupun robot masih belum memiliki kemampuan untuk
menilai dan membuat keputusan.  Seseorang
dengan kemampuan ini juga dituntut untuk dapat mengambil keputusan dalam
kondisi apapun, salah satunya ketika berada di bawah tekanan.

Orientasi pada Pelayanan

Pada dasarnya semua jenis pekerjaan adalah “melayani”.
Seorang karyawan kantor bekerja untuk melayani kebutuhan perusahaan sehingga
dapat terpenuhi dan beroperasi. Seorang penulis bekerja untuk melayani
kebutuhan pembaca akan informasi dan edukasi. Perusahaan melayani pelanggan
sehingga mendapatkan produk/jasa terbaik. Sikap yang berorientasi pada pelayan
berarti bekerja bukan berdasarkan harapan untuk mendapatkan penghargaan atau
imbalan, namun bekerja untuk memberikan hasil terbaik.

Negosiasi

Kemampuan bernegosiasi berarti mampu meyakinkan orang lain
hingga tercapai kesepakatan bersama. Bukan hanya bernegosiasi dengan pelanggan
atau calon investor, namun juga mampu bernegosiasi dengan rekan kerja tanpa
kegaduhan atau pertengkaran.

Fleksibilitas

Kemampuan ini merupakan kemampuan untuk untuk beradaptasi,
menempatkan diri pada pemikiran, ide, tindakan, opini, dan emosi orang lain
yang berbeda-beda. Kemampuan ini menuntut seseorang untuk menyesuaikan tindakan
dengan orang lain maupun situasi yang berbeda.

Itulah sepuluh skills
penting di 2020 masa Revolusi Industri 4.0. Kemampuan ini mungkin lima tahun
lagi akan berubah kepentingannya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa untuk
mampu bertahan dalam dunia kerja sekarang, kemampuan inilah yang diperlukan.
Dari sekian banyak kemampuan di atas, mana saja yang sudah kamu kuasai?

 

 

Sumber:

World
Economic Forum. 19 Januari 2016. The 10
Skills You Need to Thrive in the Fourth Industrial Revolution.
https://www.weforum.org/agenda/2016/01/the-10-skills-you-need-to-thrive-in-the-fourth-industrial-revolution/ (Diakses pada 7 Oktober 2020
pukul 7.20)

Purbowati,
Deni. Ini Bekalmu: 10 Skills Penting pada
Masa Revolusi Industri 4.0
.
https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/ini-bekalmu-10-skills-penting-pada-masa-revolusi-industri-4-0 (Diakses pada 7 Oktober 2020
pukul 7.42)

Putri,
Dita Annisa. 31 July 2019. Industri 4.0?
Berikut 10 Skill yang Wajib Dimiliki di Era Revolusi Industri 4.0.
https://kodig.id/2019/07/31/industri-4-0-dan-skill-yang-dibutuhkan/ (Diakses pada 7 Oktober 2020
pukul 19.23)