Penulis : Sesilia Sophia Kadita

 

10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Apakah kamu yakin sudah memiliki jiwa yang sehat?

Generasi milenial disebut lebih rentan mengalami gangguan kesehatan jiwa seperti yang lebih tinggi dari generasi-generasi sebelumnya. Menurut artikel dari lama Psychology Today, angka kejadian gangguan jiwa milenial meningkat khususnya untuk gangguan jiwa seperti depresi, kecemasan, gangguan makan, penggunaan zat terlarang, dan perilaku menyakiti diri sendiri.

Sebagian besar milenial yang mengalami gangguan jiwa mengatakan bahwa kondisi mereka muncul diakibatkan oleh situasi ekonomi, biaya pendidikan, pencitraan di media sosial, tuntutan akademis atau pekerjaan, serta hubungan emosional yang kurang baik dengan orang lain. Penelitian dalam jurnal Psychological Bulletin juga menemukan pemicu gangguan jiwa generasi milenial karena sifat perfeksionis dan ekspektasi yang tinggi terhadap banyak hal.

Apa kamu merasa kesehatan jiwamu mulai terganggu? Deteksi dini gejala gangguan kesehatan jiwa melalui indikator berikut:

Emosi

(Sumber: tirto.id)

Bila merasa mengalami perubahan suasana hati yang cepat dan drastis, maka kamu perlu menyadari bahwa ada yang salah dengan kesehatan jiwamu. Selain perubahan suasana hati, perasaan yang mudah tersinggung juga menjadi salah satu tandanya. Perhatikan, apakah kamu mengalami perubahan emosi yang cepat dalam waktu pendek, misalnya merasa sedih kemudian marah, lalu besoknya terlampau senang tanpa ada penyebab atau alasan yang jelas.

Seseorang yang mengalami tekanan mental juga biasanya merasakan sedih yang berbeda dan dalam waktu yang panjang. Rasa sedih tiba-tiba muncul tanpa sebab yang jelas selama dua minggu atau lebih. Bila sudah merasakan sedih seperti ini, maka ada kecenderungan mengalami depresi.

 

Fisik

(Sumber: northernvirginiamag.com)

Meski judulnya kesehatan jiwa, namun ternyata dapat dilihat juga gejalanya dari kondisi fisik. Gejala fisik dari gangguan jiwa adalah merasa lelah dan lemas yang terus menerus. Berat badan juga bisa berubah drastis, entah naik atau turun, meskipun memiliki porsi makan yang sama.

Gangguan pola tidur juga biasanya ditemukan pada orang-orang dengan tekanan mental, baik keinginan untuk tidur terus menerus atau justru mengalami kesulitan tidur. Gejala yang terlihat dari kondisi fisik lainnya adalah jantung berdebar, sakit kepala, mual, dan keringat berlebih.

 

Perilaku

(Sumber: litbang.kemendagri.go.id)

Indikator kesehatan jiwa seseorang selanjutnya dapat terlihat dari perilaku. Perubahan perilaku biasanya menjadi salah satu tanda yang paling mudah dikenal dari seseorang yang mengalami gangguan jiwa. Ketika mengalami gangguan jiwa, orang-orang di sekitarmu mungkin akan mengatakan bahwa kamu terlihat tidak biasa atau bersikap seperti orang lain.

Bentuk perilaku yang berubah bisa bermacam-macam. Secara ekstrem seseorang akan menjauhi perilaku biasanya, menutup diri, menarik diri dari pergaulan, dan enggan bersosialisasi. Bahkan bisa juga hingga menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol.

 

Psikologi

(Sumber: tribunnews.com)

Seseorang dengan gangguan kesehatan jiwa juga bisa menunjukkan gangguan psikologis yang bervariasi dan memburuk seiring waktu. Gejalanya di antara lain merasa pesimis, bersikap negatif pada orang lain, sering menyalahkan diri sendiri, dan merasa menyesal. Bahkan pada gejala yang lebih serius adalah adanya keinginan untuk melukai diri sendiri. Seseorang dengan gangguan jiwa juga ditemukan gejala penurunan daya ingat, sulit berkonsentrasi, dan kekhawatiran berlebih.

Itulah indikator yang bisa digunakan untuk deteksi dini melihat gejala gangguan jiwa dalam dirimu, atau bahkan orang sekitar. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah bercerita dengan orang terdekat seperti keluarga dan sahabat. Biasanya, orang yang paling mengenali dirimu dapat membantu untuk mencari solusinya.

Bila tidak memiliki teman bicara, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog atau psikiater. Ingat ya, gejala-gejala di atas adalah tanda bahwa kesehatan jiwamu mulai terganggu, bukan menunjukkan penyakit apa yang kamu alami. Kamu tidak boleh melakukan self diagnose. Butuh profesional untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

 

 

Sumber:

Adnani, Nitish Basant. 9 Oktober 2018. Menguak Kesehatan Jiwa Generasi Milenial. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3615974/menguak-kesehatan-jiwa-generasi-milenial (Diakses pada 9 Oktober 2020 pukul 9.02)

Adrian, Kevin. 12 September 2020. Tanda Kamu Mengalami Gangguan Jiwa. https://www.alodokter.com/tanda-kamu-mengalami-gangguan-jiwa (Diakses pada 9 Oktober 2020 pukul 14.36)

Yovita, Nabila Viera. 15 April 2020. Cek Kesehatan Jiwa Anda dengan Indikator Ini. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3123968/cek-kesehatan-jiwa-anda-dengan-indikator-ini (Diakses pada 9 Oktober 2020 pukul 8.26)