Penulis : Diavena Alusia Tamba

 

 

Pada 14 dan 15 Oktober 2020, Werkudara Institute mengadakan Ceritasik Mentorship dengan tema “Manajemen Stres”. Apa bedanya Ceritasik Mentorship dengan ceritasik biasanya? Dalam Ceritasik Mentorship, para mentee dapat berinteraksi lebih intens dengan mentor saat kelas online. Tidak hanya mengutamakan sharing dan ilmu dari mentor, tapi juga membangun relasi antara mentor dan mentee sehingga dapat mempercepat proses belajar dalam kelas. Mentor pada acara ini adalah Agata Paskarista yang merupakan Career Counselor & Founder di LOSTID serta Christine Anggraeni sebagai Clinical Psychologist di LOSTID.

Sumber gambar: https://greatmind.id/article/how-to-mengelola-stres

Dalam Ceritasik Mentorship, Mbak Agata dan Mbak Christine akan memaparkan materi dan membimbing peserta dalam mengelola dan mengatasi stres yang sering dialami. Mengapa kita membutuhkan manajemen stres saat dihadapkan pada situasi yang sulit? Mbak Christine memaparkan bahwa saat ini kita hidup di zaman dimana tuntutan semakin banyak. Jika tuntutan diimbangi dengan kemampuan yang meningkat, hal tersebut tidak menjadi masalah. Namun jika tuntutan cukup berat dan kita tidak mampu mengimbanginya maka kita akan mengalami stres. Apabila stres yang kita alami tidak dikelola dengan baik, maka akan terjadi efek domino yang mana efeknya akan terasa pada performa kerja, relasi dengan pasangan, relasi dengan teman, relasi dengan keluarga, dan lainnya. Jadi kita harus mengatasi dari akarnya dulu agar tidak semakin merambat ke hal lainnya.

Bagaimana strategi untuk menurunkan stres tersebut? Mbak Christine memaparkan bahwa cara mengelola stres dapat dilakukan dengan metode journaling dan time management. Kedua metode ini simple dan praktis karena kita tidak hanya mempelajari teorinya saja tetapi langsung menerapkannya. Journaling sendiri tujuannya menyasar pada emosi kita karena ada makna dari setiap kejadian yang kita tuliskan di sebuah buku, sedangkan time management tujuannya untuk membantu kita mengatur waktu dan apa saja kegiatan yang akan kita lakukan kedepannya.

Dengan kedua metode ini, nantinya kita dapat menemukan penyelesaian terhadap masalah kita, mengetahui seberapa besar kapasitas diri kita, mengevaluasi diri atau melakukan review ulang diri sendiri berdasarkan hasil tulisan kita, dan dapat mengatur waktu lebih baik. Selain itu dengan menerapkan journaling dan time management, pekerjaan yang kita lakukan menjadi lebih efektif, performa kerja kita lebih meningkat, mood kita menjadi lebih senang, dan kita bisa mengenali diri sendiri dengan lebih baik.

Mbak Agata sendiri membahas personal analysis dan critical thinking serta keterkaitannya dengan manajemen stres. Mbak Agata memaparkan bahwa mengenali diri perlu agar kita mengetahui potensi dalam diri sendiri dan bisa mengidentifikasi kelemahan, ancaman, dan bahkan peluang yang terdapat di sekitar kita. Dengan mengenali diri sendiri, nantinya kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang akan datang. Selain itu dari hasil analisis tersebut, kita dapat mengelola stres yang kita hadapi karena kita sudah mengenal diri sendiri dengan lebih baik.

Menurut Mbak Agata, metode personal analysis dan critical thinking lebih mudah untuk diaplikasikan dalam praktiknya dan cukup efektif. Tujuan personal analysis sendiri adalah untuk mengenal diri sendiri secara lebih dalam dan detail sehingga kita dapat memaksimalkan potensi dalam diri kita. Selain itu kita jadi lebih memahami kekurangan kita dan berusaha untuk memperbaikinya serta berusaha menonjolkan keunggulan yang kita miliki. Critical thinking sendiri bertujuan untuk membantu kita menganalisis informasi yang masuk ke kita karena dengan begitu kita akan lebih mengerti bagaimana menghadapi karakter orang lain yang beragam dan menghindari potensi terjadinya konflik dalam pekerjaan. Kedua metode ini nantinya akan membuat kita lebih bijak dalam memutuskan sesuatu.

Nah itu tadi adalah beberapa metode dalam manajemen stres yang dibahas oleh Mbak Agata dan Mbak Christine dalam Ceritasik Mentorship. Untuk kamu yang sudah mendaftar dan mengikuti Ceritasik Mentorship, maka kamu beruntung bisa mendapatkan materi dan bimbingan secara langsung dari kedua pembicara keren tersebut. Untuk kamu yang tidak mengikuti Ceritasik Mentorship, kamu bisa menonton Ceritasiksoresore episode spesial yang membahas sekilas terkait 4 metode yang telah disampaikan di atas. Kamu juga bisa mencari tahu sendiri lebih lanjut terkait 4 metode tersebut. Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan pengetahuan baru terkait bagaimana cara mengelola stres. Selamat belajar Sahabat Werkudara!

Sumber:

1.   Ceritasiksoresore Werkudara Institute Episode Spesial. 7 Oktober 2020. https://www.instagram.com/tv/CGCdKrdhaKd/

 

2.   Ceritasiksoresore Werkudara Institute Episode Spesial. 12 Oktober 2020. https://www.instagram.com/tv/CGPUzOshdgT/