Penulis : Sesilia Sophia Kadita

 

Banyak orang belum paham bahwa ternyata Human Resource Management (HRM) dan Human Capital Management (HCM) berbeda. Bahkan business owner sendiri masih banyak yang belum memahami perbedaannya, terutama pebisnis pemula. Banyak yang menganggap bahwa tidak penting disebut sebagai apa, yang penting adalah hasil kerjanya.

HRM dan HCM memang memiliki persamaan yaitu mengelola sumber daya manusia (SDM) dari suatu perusahaan. Namun, sebutan yang berbeda untuk kedua departemen ini juga menyesuaikan pada uraian tugas. Apa saja perbedaannya?

Human Resource Management

(Sumber: konsultanpendidikan.com)

HRM berfungsi untuk mengembangkan dan menjamin kesejahteraan SDM atau karyawan di dalam organisasi. HRM memandang karyawan sebagai “resource” atau sumber daya. Atas dasar sudut pandang tersebut, HRM bertugas menyusun strategi untuk menggunakan SDM sebaik mungkin sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

Pekerjaan yang dilakukan HRM adalah fokus memanfaatkan SDM sehingga efektif melakukan fungsi organisasi. HRM berperan menentukan posisi karyawan dalam manajemen, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, penilaian, hingga pemberian kompensasi. Selain itu memperhatikan pula bagaimana hubungan kerja karyawan serta menjamin kesehatan, keamanan, dan keadilan tiap karyawan.

Selayaknya sumber daya, maka karyawan perlu dikelola dengan baik. Artinya, seorang karyawan yang bergabung dengan perusahaan, maka seluruh sumber daya pada dirinya harus mampu dioptimalkan untuk memberikan manfaat besar, baik bagi perusahaan atau bagi individu itu sendiri.

Namun perlu disadari, bahwa sumber daya tersebut juga akan habis pada waktunya. Misalnya bila dilihat dalam konteks perusahaan, produktivitas karyawan lama kelamaan akan menurun karena bertambahnya usia, dan sudah tidak ada lagi yang bisa dikembangkan karena sudah masuk pada zona nyaman. Kemudian muncul pertanyaan, apakah benar karyawan sebagai SDM akan habis pada waktunya? Nah, pertanyaan ini dapat dijawab dengan konsep HCM.

Human Capital Management

(Sumber: linovhr.com)

Jika HRM memandang karyawan sebagai “resource”, maka HCM memandang karyawan sebagai “capital” alias modal atau aset perusahaan. HCM berfokus untuk menambah dan menciptakan value lebih pada karyawan perusahaan.  Hal tersebut mendorong HCM untuk mengedepankan pentingnya pengambilan data, analisis, dan penyajian data sehingga mendapatkan arahan yang jelas untuk membuat program pengembangan karyawan.

Aktivitas yang dilakukan HCM adalah mempersiapkan masa depan organisasi/perusahaan melalui penanaman pengetahuan dan kemampuan pada karyawannya. HCM mengembangkan kemampuan karyawan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi dari kinerjanya secara signifikan. Karyawan dengan pengetahuan serta kemampuan yang bertambah akan mendukung perkembangan organisasi dan mencapai tujuan yang lebih.

Aktivitas HCM ini didasarkan atas pemahaman, bahwa selain modal dalam bentuk uang dan peralatan, karyawan adalah modal kerja atau aset berharga. Tanpa ada ketiga kombinasi ini, maka suatu perusahaan/organisasi akan sulit mencapai tujuannya. Sebuah perusahaan mungkin memiliki dana untuk membeli peralatan canggih, pemilihan lokasi yang strategis, atau modal promosi yang besar. Namun bila tidak ada karyawan yang menjalankannya, bagaimana perusahaan akan beroperasi?

Kesadaran akan pentingnya karyawan mengharuskan perusahaan untuk menanam investasi pada karyawan, misalnya dalam bentuk kompensasi atau benefit lain yang menarik karyawan untuk bertahan lama di perusahaan. Selain itu perusahaan perlu mengalokasikan budget tertentu untuk pengembangan karyawan dan penyediaan fasilitas yang lebih.

Saat pandemi seperti ini sebenarnya peran HCM sangat krusial. Banyak karyawan “dipaksa” untuk bekerja dengan memanfaatkan teknologi secara lebih. Peran HCM di sini diperlukan untuk memberikan karyawan cara beradaptasi dengan teknologi sehingga kinerja tetap optimal.

Pada dasarnya, HRM dan HCM sama-sama mengelola karyawan sehingga tujuan perusahaan tercapai. Perbedaannya dapat terlihat dari cara memandang karyawan, fokus aktivitas, dan tujuan yang ingin dicapai yang masing-masing sudah dijelaskan di atas. Entah HRM atau HCM, divisi pengelolaan SDM sangat diperlukan untuk masing-masing perusahaan atau organisasi.

Untuk kamu yang ingin memiliki pengetahuan atau meningkatkan kemampuan secara khusus perihal Human Resource Management, bisa mengikuti online training dari Werkudara Institute. Informasi selanjutnya dapat diakses di sini.

 

 

Sumber:

Sinergi Capital. 6 Mei. Pemilik Bisnis Perlu Tahu Bedanya Human Resource Management (HR) & Human Capital Management (HC). https://www.sinergiaconsultant.com/human-resource-management-human-capital-management/ (Diakses pada 5 November 2020 pukul 16.30)

 

HR Note. 22 Juli 2020.Perbedaan Human Resource Management dan Human Capital Management. https://id.hrnote.asia/orgdevelopment/perbedaan-hrm-hcm-200722/ (Diakses pada 5 November 2020 pukul 16.32)