Penulis : Novia Floriani

 

Human Resource (HR) merupakan sebuah departemen bisnis yang berperan dalam mengatur strategi perekrutan untuk membantu mencari kandidat terbaik bagi perusahaan. Mulai dari startup hingga korporat sendiri kini banyak yang sudah menyediakan staf HR untuk menangani hal-hal terkait sumber daya manusia. Sebuah bisnis sendiri dapat dikategorikan sebagai sebuah startup jika bisnis tersebut tergolong baru dan masih merintis, namun perkembangannya cukup pesat akibat melibatkan penggunaan teknologi. Secara umum, startup bersifat destruktif bagi berbagai industri yang sudah ada sebelumnya. Hal ini disebabkan karena berbagai inovasi yang biasanya sebuah startup bawakan.

Sebelum memutuskan untuk merekrut staf HR pada sebuah startup, terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan. Beberapa hal ini merupakan tanda bahwa startup sudah mulai membutuhkan HR. Pertama, posisi HR mungkin memang sudah mendesak apabila manajer atau pemilik startup sendiri harus menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan human resource. Kedua, budaya kerja yang mulai membutuhkan perhatian. Ketika manajer atau pemilik startup merasa yakin bahwa budaya perusahaan merupakan prioritas utama pada bisnisnya, maka inilah saat yang tepat untuk mendelegasikan tugas ini kepada seorang HR. Dalam hal ini, HR akan membantu menjadi perwakilan perusahaan untuk menanamkan budaya perusahaan kepada para karyawan.

Kemudian yang terakhir, startup mungkin memang memerlukan staf HR jika bisnis terus berkembang dan semakin maju. Posisi HR tentu masih memiliki peluang untuk ditangani oleh seorang manajer atau pemilik jika jumlah karyawannya tidak lebih dari 10 orang. Akan tetapi, jika jumlah karyawan mencapai angka 20 atau bahkan 50 orang, kondisi seperti ini tentu mustahil ditangani oleh yang bukan merupakan HR profesional. Tidak akan ada waktu yang cukup untuk menghadapi berbagai permasalahan kerja di antara karyawan seperti terkait keuangan, evaluasi kinerja karyawan, bertemu dengan klien, atau mengadakan program-program yang membantu meningkatkan keterampilan para karyawan. Semua itu akan mudah dilakukan jika terdapat staf human resource yang sudah profesional. Selain itu, berikut ini merupakan beberapa manfaat bagi startup jika memiliki staf HR:

Efisiensi Waktu

(Sumber: souhuoo.com)

Jika pada sebelumnya tugas HR akan diberikan kepada manajer, owner, maupun karyawan secara acak, menghadirkan staf khusus HR akan membuat waktu dan jadwal orang-orang tersebut menjadi lebih efisien. Selagi HR bertugas sesuai dengan deskripsi tugasnya, orang lain akan lebih bisa fokus mengerjakan apa yang menjadi tugas prioritas mereka sendiri.

 

Menempatkan SDM Sesuai Keahliannya

(Sumber: magazine.job-like.com)

Terkadang manajer bahkan pemilik bisnis terpaksa turun tangan dalam menangani isu terkait human resource. Mereka terpaksa mengerjakan apa yang tidak sesuai dengan keterampilannya. Sayangnya, pekerjaan HR sebenarnya juga cukup kompleks. Oleh karena itu, dengan merekrut staf khusus HR yang terlatih dan profesional, aktivitas vital terkait sumber daya manusia akan berjalan lebih efektif.

Berbagai Tugas HR Akan Lebih Teratur dan Sesuai Standar

(Sumber: linovhr.com)

Sebagai bisnis kecil, seringkali pemilik tidak memperhatikan proses maupun etika terkait pengelolaan sumber daya manusia. Terdapat beberapa contoh tugas HR seperti; rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, penyediaan modul pedoman kerja (handbook), kompensasi karyawan, hingga hukum ketenagakerjaan. Dengan adanya staf HR dalam perusahaan, berbagai proses di atas akan berjalan berdasarkan standardisasi yang telah ditetapkan. Pemilik bisnis akan terbantu dalam menjaga keteraturan proses tersebut dalam jangka panjang serta berakhir dengan perusahaan yang mendapat reputasi baik dalam bidang tata kelola.

 

Training and Development

(Sumber: werkudarains.org)

Segera setelah karyawan diterima menjadi bagian dari perusahaan, tentunya mereka memerlukan beberapa pelatihan dan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan perusahaan itu sendiri. Dengan adanya staf HR profesional, para karyawan akan dapat mengembangkan keterampilan dan kualifikasinya. Bagian dalam perusahaan terkait SDM yang memerlukan perbaikan akan segera diberikan solusi terbaiknya oleh seorang HR.

Lalu, jika sebuah startup belum bisa memiliki staf HR-nya sendiri, apakah memungkinkan tetap melakukan perekrutan karyawan sesuai standar human resource? Jawabannya adalah tentu saja bisa. Werkudara Institute sendiri memiliki program Online Training – Human Resource Management yang bertujuan meningkatkan kapasitas diri manajemen yang berbasis pembelajaran daring menggunakan Learning Management System (LMS). Para manajer maupun pemilik startup dapat mengikuti pelatihan ini untuk mengetahui strategi merekrut karyawan sesuai standar, tanpa perlu didampingi HR profesional. Segera daftarkan diri anda, Info lebih lanjut dapat klik di sini.

 

Sumber:

Microsoft. Does A Small Business Need HR?

https://www.microsoft.com/en-us/microsoft-365/business-insights-ideas/resources/does-a-small-business-need-hr (diakses pada 13 November 2020)

Studi Ilmu. 5 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Staf Human Resource

https://www.studilmu.com/blogs/details/5-tanda-bisnis-anda-memerlukan-staf-human-resource (diakses pada 14 November 2020)

Werkudara Institute. Webinar Online Training

https://werkudarains.org/product-category/training/webinar-online-training/ (diakses pada 13 November 2020)