Penulis : Diavena Alusia Tamba

 

Perkembangan teknologi dan dunia digital memberikan perubahan yang cukup signifikan di berbagai bidang kehidupan. Salah satunya adalah mengenai tentang pelatihan untuk berbagai bidang keahlian. Bila dahulu pelatihan harus bertatap muka langsung, maka kini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui Learning Management System (LMS). LMS merupakan sistem perangkat lunak yang digunakan untuk kegiatan dalam jaringan, program pembelajaran elektronik (e-learning), dan isi dari suatu pelatihan. Pada lingkungan perusahaan, LMS digunakan untuk memberikan pelatihan, memantau, dan menilai kinerja karyawan.

Sumber gambar: zirofe.com

Jika sebuah perusahaan belum pernah mengimplementasikan sistem e-learning, ada baiknya apabila perusahaan tersebut mulai mencoba untuk menggunakan sistem pembelajaran online ini melalui LMS. Dengan LMS, besar kemungkinan bahwa karyawan maupun manajer di perusahaan akan memperoleh kesempatan untuk mendapat pelatihan dan pengetahuan baru. Sistem manajemen e-learning ini pun nantinya akan mencantumkan laporan peningkatan atau progres yang telah dicapai para peserta pembelajaran.

Sebenarnya masih ada banyak lagi manfaat yang akan didapatkan oleh sebuah perusahaan jika mereka mau menggunakan LMS untuk pelatihan dan pengembangan karyawannya. Apa saja manfaat tersebut? Simak penjelasannya di artikel ini!

Memudahkan Pendistribusian Konten Pembelajaran

Melalui LMS, proses pendistribusian materi atau konten pembelajaran akan terasa lebih mudah, seperti video panduan atau tutorial, e-book, latihan soal, bahkan menyelenggarakan kuis dan ujian secara online di satu tempat. Peserta pembelajaran pun dapat dengan mudah mendapatkan materi kapan saja dan dari mana saja karena bisa diakses dengan mudah melalui perangkat digital. Distribusi materi yang lebih efisien ini tentu menguntungkan pengelola dan peserta e-learning.

Akses Belajar yang Fleksibel

Penggunaan LMS berbasis cloud atau sistem komputasi memungkinkan peserta pelatihan mengakses materi belajar tanpa batas, baik melalui laptop, PC, tablet, atau bahkan smartphone. Selama terhubung dengan koneksi internet, maka seluruh peserta bisa mengakses materi belajar tanpa batasan ruang dan waktu. Dengan begitu, proses belajar pun lebih efektif bagi masing-masing peserta e-learning tanpa harus mengesampingkan tanggung jawab serta target-target lain yang perlu dicapai.

Mendukung Proses Belajar Peserta

Penggunaan LMS dapat memungkinkan peserta belajar secara mandiri dengan mencari, menentukan, dan mengikuti kelas online yang memang mereka butuhkan. Hal ini jelas lebih baik daripada mereka harus merasa ‘terpaksa’ untuk mempelajari hal-hal yang tidak dibutuhkan atau diinginkan. Proses belajar peserta tentu akan berjalan lebih baik dengan menggunakan sistem manajemen e-learning.

Mengurangi Biaya Pelatihan SDM

Jika sebelumnya perusahaan harus menyediakan budget yang besar untuk setiap pelatihan, maka dengan menggunakan LMS hal tersebut tidak akan terjadi lagi. Pelatihan SDM dapat dilakukan secara online tanpa harus bertatap muka secara langsung yang mana peserta tidak perlu menyewa tempat khusus, menyediakan konsumsi, hingga transportasi untuk karyawan maupun manajer yang akan mengikuti pelatihan. Jelas manfaat dari LMS akan mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan menjadi lebih baik.

Mudah Memantau Kemajuan Belajar Peserta

Penggunaan LMS dapat membantu mempermudah pemantauan terhadap kemajuan belajar peserta. Pengelola LMS yang telah ditunjuk oleh perusahaan dapat memantau frekuensi kehadiran peserta pada kelas online yang tersedia. Bahkan pengelola dapat memantau durasi belajar dari tiap peserta. Selain itu, kemajuan belajar juga bisa diketahui karena pengelola LMS dapat melihat skor tes yang didapatkan oleh peserta pelatihan.

Mempercepat Pengembangan Materi Pelatihan

Pada beberapa kasus tertentu, materi pelatihan perlu mendapatkan banyak perubahan. Karena berbasis digital, maka penyelenggara pelatihan dapat menghemat lebih banyak waktu dan tenaga. Melalui penggunaan LMS, mereka dapat menyusun, mengedit, hingga mendistribusikan materi pelatihan online dengan cepat dan tepat. Pengembangan materi pelatihan pun dapat dilakukan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan belajar masing-masing peserta. Jadi, materi pelatihan dapat dikustomisasi tanpa menunggu waktu yang lama.

Menciptakan Interaksi Sosial antar Peserta

Meski masing-masing peserta pelatihan bisa memilih waktu dan durasi belajarnya sendiri, mereka tetap memiliki kesempatan untuk berdiskusi dengan peserta lainnya. LMS mampu mendukung terciptanya interaksi sosial antar peserta. Dengan berbagai informasi yang ada, seluruh peserta dapat bertukar pikiran untuk memecahkan soal atau permasalahan yang dihadapi. Ini juga baik untuk menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis dan kekeluargaan di dalam perusahaan.

Demikian beberapa manfaat penggunaan LMS bagi pembelajaran karyawan di suatu perusahaan. Tidak heran jika sebagian besar perusahaan sudah mulai menggunakan LMS dan hal tersebut cukup membantu meningkatkan produktivitas karyawan serta efektivitas dan efisiensi perusahaan. Werkudara Institute sendiri akan segera meluncurkan program Learning Management System (LMS) dengan tujuan untuk membantu perusahaan dan instansi yang mungkin membutuhkan pelatihan dan pengembangan secara online kepada karyawan ataupun pada siswa-siswi dalam bidang pendidikan. Dengan program baru ini, diharapkan masyarakat Indonesia memiliki keterampilan yang sesuai dengan bidangnya, bekerja lebih produktif, dan memajukan perusahaan atau instansi tempat mereka bekerja. Tunggu tanggal launchingnya ya!

 

 

Sumber:

1.   Winastwan Gora. (28 Oktober 2018). Pentingnya Learning Management System (LMS) untuk Organisasi Modern. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2020, dari https://medium.com/@winastwangoraswajati/pentingnya-learning-management-system-lmsuntuk-organisasi-modern-64ee513b35b7

2.   Zaki Falimbany. (16 Oktober 2019). Pentingnya Learning Management System untuk Perusahaan. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2020, dari https://codemi.co.id/pentingnya-learning-management-system-untuk-perusahaan/

3.   Kiki Fitria. (17 Juli 2018). Penerapan Konten “E-Learning” pada Perusahaan. Diakses pada tanggal 12 Oktober 2020, dari https://www.kompasiana.com/kiki28621/5b4dfbc05a676f57431b00c2/penerapan-konten-e-learning-pada-perusahaan?page=4