Penulis : Sesilia Sophia Kadita

 

Mahasiswa sudah tidak asing lagi dengan magang atau internship. Ada universitas yang mewajibkan mahasiswa untuk melakukan magang dalam periode kuliah, namun ada pula yang tidak. Universitas yang mewajibkan mahasiswa untuk melakukan magang sebenarnya merupakan latihan untuk mengaplikasi ilmu yang sudah dipelajari selama kuliah. Mahasiswa juga bisa mengenal dunia kerja secara profesional sebelum akhirnya terjun langsung ke setelah lulus.

Bagaimana dengan mahasiswa yang tidak wajib melakukan magang di perkuliahan? Kamu bisa saja melamar magang terlebih dahulu sebelum melamar kerja full time. Saat ini persaingan kerja semakin ketat. Perusahaan menyeleksi calon karyawan berdasarkan pengalaman dan relasinya dengan pekerjaan. Magang menjadi salah satu nilai unggul

Nah, berikut ini adalah sifat yang harus kamu tonjolkan selama menjalani magang!

 

Disiplin

(Sumper: seputarilmu.com)

Sifat disiplin seperti menaati aturan dan tepat waktu adalah hal tercepat yang bisa terlihat saat kamu melakukan magang. Apakah kamu datang tepat waktu di hari pertama magang? Apakah kamu mengikuti ketentuan pakaian dari perusahaan? Apakah kamu menaati aturan yang ada? Hal-hal kedisiplinan dapat terlihat dari hari pertama kamu memulai magang. Maka dari itu, usahakan untuk selalu disiplin terhadap ketentuan yang berlaku, terutama perihal ketepatan waktu.

Perusahaan melakukan sistem work from home (wfh)? Ketepatan waktu bisa kamu tunjukkan saat rapat virtual dengan datang beberapa menit lebih dulu misalnya. Kedisiplinan yang kamu tunjukkan di hari awal magang akan memberikan first impression yang baik, dan ini sangat penting. Saat kamu sudah memiliki first impression yang buruk, tidak menjamin pandangan orang lain akan lebih baik ke depannya.

Berpakaian Rapi

(Sumber: talenta.co)

Sebenarnya bukan hanya anak magang saja yang perlu berpakaian rapi, semua karyawan juga berkewajiban. Saat kamu mengikuti proses rekrutmen, kamu pasti dapat menilai bagaimana “standar” perusahaan tersebut dari cara recruiter berpakaian. Bagaimana bila perusahaan tempatmu magang membebaskan berpakaian dengan santai? Usahakan untuk tetap santai namun rapi. Kamu bisa mengikuti gaya berpakaian semi-casual.

 

Aktif dan Rajin

(Sumber: cermati.com)

Ketika mendapatkan pekerjaan, selesaikan sesuai deadline yang ditentukan atau bahkan lebih cepat lebih baik. Kamu akan menampilkan citra sebagai anak magang yang rajin dan cekatan. Meski cepat dalam pengerjaan, kamu juga tidak boleh mengesampingkan ketelitian. Banyak orang yang salah mengerjakan karena terburu-buru. Luangkan waktumu untuk memeriksa hasil pekerjaan sekali lagi sebelum diserahkan.

Coba juga untuk aktif dalam berbagai kegiatan kantor, maka kamu akan mudah dikenali oleh banyak orang. Melalui sikap aktif kamu menunjukkan etos kerja yang baik sekaligus keseriusan dan ketertarikan pada pekerjaan tersebut.

 

Proaktif dan Inisiatif

(Sumber: executrain.co.id)

Sebagai pekerja magang, kamu harus bersikap proaktif. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah inisiatif meminta daftar pekerjaan pada supervisor magang. Pastikan kamu memahami sebuah tugas dan segera bertanya bila tidak mengerti. Inisiatif pula untuk meminta kritik dan saran terhadap hasil pekerjaanmu, sehingga ke depannya kamu tahu apa yang harus dipertahankan atau dikembangkan.

Saat pekerjaanmu sudah selesai dan kamu memiliki waktu senggang lebih, bisa juga kamu proaktif menanyakan kepada supervisor atau karyawan pekerjaan apa yang sekiranya bisa kamu bantu. Bila tidak ada yang mengajak berkenalan, kamu perlu inisiatif untuk memperkenalkan diri. Kamu harus aktif membangun relasi dan memberikan image sebagai anak magang yang humble dan rendah hati.

 

Cepat Tanggap

(Sumber: hipwee.com)

Sikap tanggap sangat diperlukan dalam dunia kerja, tidak terkecuali kerja magang. Semua orang sibuk dengan pekerjaannya, tidak ada waktu untuk menjelaskan secara detail hal-hal yang kamu tidak mengerti. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh bertanya saat kamu merasa bingung, ya.

Kamu harus cepat tanggap memahami tugas yang diberikan dan cepat tanggap pula dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Ingat, jika kamu lambat menyelesaikan pekerjaan, kamu juga akan menghambat kerja orang lain!

 

Beri Kesan Positif setelah Selesai Magang

(Sumber: cnnindonesia.com)

Setelah kamu menyelesaikan masa magang, berterima kasihlah pada perusahaan dan semua orang yang membantu proses magangmu hingga selesai. Berikan kesan perpisahan yang positif, misalnya dengan menulis ucapan terima kasih dalam tulisan tangan. Berterima kasih pada orang-orang yang membantu bahkan untuk hal sekecil apapun misalnya orang yang menunjukkan letak toilet atau membantumu menggunakan mesin print.

Satu hal yang perlu kamu pahami, fokus utama magang adalah untuk mencari pengalaman kerja, menambah ilmu, dan bahkan bisa memperluas relasi. Jika magangmu termasuk dalam paid internship, anggaplah bahwa bayaran tersebut sebagai bonus. Jika magangmu adalah unpaid partnership, kamu juga tidak perlu sakit hati. Entah paid atau unpaid internship, magang yang kamu lakukan merupakan investasi untuk masa depanmu sendiri.

 

Sumber:

Afifah. 9 April 2018. 11 Tips Sukses Menjadi Karyawan Magang di Perusahaan.  https://jadikaryawan.com/tips-sukses-magang (Diakses pada 17 Oktober 2020 pukul 17.13)

Ernita, Ribka. 19 September 2020. Miliki 5 Sifat Ini Agar Kamu Jadi Anak Magang yang Disukai! https://www.idntimes.com/life/career/ribka-ernita/sifat-anak-magang-disukai-c1c2/5 (Diakses pada 17 Oktober 2020 pukul 13.33)

 

Inaya, Nabila. 16 September 2014. Biar Magang Nggak Sia-Sia dan Kamu Bisa Direkrut Jadi Pegawai, Ini yang Harus Kamu lakukan!. https://www.hipwee.com/tips/biar-magang-nggak-sia-sia-dan-bisa-direkrut-jadi-pegawai-ini-yang-harus-kamu-lakukan/ (Diakses pada 17 Oktober 2020 pukul 14.00)