Penulis : Diavena Alusia Tamba

 

Sebuah perusahaan yang baik perlu menjaga hubungan dengan klien. Klien tidak hanya dipandang sebagai seorang pelanggan belaka tapi sebagai seorang teman bahkan sebagai bagian penting dalam perjalanan sebuah perusahaan. Selain soal kepuasaan, perusahaan perlu mengetahui cara yang tepat untuk membina hubungan mereka dengan klien sehingga hal ini bisa memberikan keuntungan di masa yang akan datang. Anda harus melakukan yang terbaik untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan klien sesuai yang diharapkan.

Sumber gambar: https://www.paper.id/blog/tips-dan-nasihat-umkm/tips-menjaga-hubungan-dengan-klien/

Namun, pasti akan banyak kendala dan konflik saat membangun kerja sama dengan klien. Tidak mudah untuk melayani semua kemauan klien yang rumit dan kerap berubah-ubah sehingga banyak orang kesulitan untuk mempertahankan hubungan yang baik dengan klien. Akibatnya, relasi bisnis pun tidak dapat bertahan lama dan hanya sebentar. Jika Anda ingin menjaga hubungan yang baik dengan klien, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut ini. Ayo simak artikelnya!

Mengenali Klien

Saat Anda terhubung dengan klien untuk pertama kali, ada baiknya apabila Anda melakukan riset terkait perusahaan klien, tim, proyek yang pernah ditangani oleh klien, dan detail lain dari klien Anda. Dengan begitu, Anda dapat memulai percakapan dengan percaya diri, penuh antusias, dan memberikan kesan yang hebat. Mengenal klien berarti Anda juga harus mengenal bahasa yang digunakan. Cari tahu juga gaya komunikasi seperti apa yang disukai oleh klien. Apakah mereka suka berkomunikasi melalui email, telepon atau tatap muka langsung? Apakah klien suka berbicara panjang lebar atau singkat, padat, dan jelas? Anda harus bisa menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

Dengarkan Pendapat Klien

Klien biasanya memiliki pendapat tersendiri mengenai suatu hal. Terkadang, mereka akan mengeluarkan banyak pendapat. Oleh karena itu, Anda tetap harus bersikap ramah dan menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh klien bisa menjadi input penting agar hasil Anda akan memuaskan dan sangat bagus. Selain itu, sampaikan pula pendapat dari sudut pandang yang berbeda pada klien Anda. Hal tersebut dapat membantu mengedukasi klien, memperkaya wawasan klien, dan menambah rasa percaya pada klien bahwa mereka telah datang ke perusahaan yang tepat. Tentunya, hal ini memang menjadi poin penting yang dapat membantu Anda untuk mengerjakan sesuatu bersama orang lain terutama dengan klien Anda.

Berikan yang Terbaik

Klien akan sangat menghargai usaha Anda. Apalagi jika Anda memberikan hasil yang lebih dari ekspektasinya, klien pasti akan sangat terkesan dan reputasi bisnis Anda jadi naik di mata klien. Hal ini menunjukkan integritas Anda dalam mengerjakan sesuatu. Memberikan pengalaman yang luar biasa tersebut akan sangat ampuh untuk mempertahankan hubungan kerja sama sehingga mereka pasti akan terus menggunakan produk atau layanan Anda. Oleh karena itu, kerjakanlah sesuatu dengan sebaik mungkin sehingga Anda bisa memuaskan klien Anda.

Tepati Janji

Sangat sulit membuat orang percaya, tapi sangat mudah membuat orang kecewa. Klien sudah mempercayai Anda dan menunggu Anda merealisasikan setiap perkataan Anda. Untuk itu, Anda harus bisa memenuhi janji yang pernah dibuat. Contohnya, menyelesaikan tugas atau pesanan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Dengan begitu, Anda akan dinilai sebagai orang yang mudah dipercaya karena Anda mampu menepati kesepakatan mengenai lama waktu pengerjaan tugas atau hal lainnya yang berkaitan. Tentunya, hal ini menjadi hal penting yang perlu dilihat oleh orang agar klien Anda tetap melihat Anda sebagai sosok yang mudah dipercaya.

Bertanggung Jawab

Bertanggung jawab merupakan hal yang harus dimiliki oleh kedua belah pihak. Sebagai contohnya, ketika ada hal yang tidak sesuai dengan pembicaraan, klien dapat meminta pertanggungjawaban Anda dalam mengatasi permasalahan tersebut. Kesalahan adalah hal yang wajar terjadi, tetapi berusahalah untuk mengakui dan menindaklanjuti kesalahan tersebut daripada berusaha untuk mengelak dan mencari-cari alasan. Fokuskan diri untuk menemukan solusi terbaik dan memperbaiki keadaan.

Begitupun sebaliknya, saat jatuh tempo dan klien belum melunasi tagihan yang harus dibayar, Anda dapat meminta pertanggungjawaban mereka dengan cara mengirimkan invoice. Anda mungkin akan merasa takut untuk meminta pertanggungjawaban dari klien, tetapi jika Anda melakukannya dengan cara yang konstruktif dan penuh hormat, klien juga akan menghormati Anda. Lagipula, ini menunjukkan bahwa Anda memiliki kualitas layanan yang hebat.

Meminta Umpan Balik atau Feedback

Meminta umpan balik tidak hanya dilakukan saat proyek telah selesai. Seperti yang dibahas sebelumnya, meminta umpan balik dapat dilakukan kapan saja. Umpan balik ini juga dapat meningkatkan kerjasama antara Anda dan klien. Anda dapat bertanya kepada klien mengenai perbaikan apa yang dapat dilakukan. Ini menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka, peduli terhadap ide dan kebahagiaan klien, dan selalu terbuka untuk setiap masukan dan saran. Selain itu juga merupakan landasan yang kuat untuk menjalin kerjasama jangka panjang.  Jangan pernah merasa takut untuk mendapatkan umpan balik. Pastikan juga bahwa Anda benar-benar menindaklanjuti umpan balik yang diberikan. Jika Anda tidak dapat memperbaiki atau melakukan sesuatu, maka biarkan klien mengetahui hal tersebut. Klien akan menghargai kejujuran Anda.

Menjaga Komunikasi

Komunikasi menjadi hal terpenting dalam membina kerjasama dengan klien. Oleh karena itu, berkomunikasilah sebaik mungkin agar Anda mengetahui apa yang diinginkan oleh klien Anda. Dalam hal pekerjaan, dengarkan apa yang mereka inginkan sehingga Anda bisa mengerjakan tugas atau pesanan sebaik mungkin. Selain itu, Anda dapat membangun perbincangan yang ringan terkait berbagai hal sehingga klien merasa dihargai dan terbangun sebuah hubungan yang positif. Anda juga bisa menambah relasi bisnis Anda yang menguntungkan.

Itu tadi adalah beberapa tips menjaga hubungan baik Anda dengan klien. Ketika Anda dapat memperlakukan klien dengan baik, maka Anda tidak hanya akan mendapatkan keuntungan semata tetapi Anda juga akan dilihat sebagai seseorang yang profesional dan nilai perusahaan Anda akan semakin baik di mata klien. Klien juga tidak akan ragu untuk terus membina relasi dan melakukan kerja sama jangka panjang dengan perusahaan Anda. Maka dari itu, pastikan Anda memperlakukan klien dengan baik sehingga hubungan Anda dengan klien terus terjalin di masa depan. Selamat berbisnis!

 

Sumber:

1.   Tri Andry. 18 Desember 2018. 6 Tips Jitu Menjaga Hubungan Baik dengan Klien. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari http://entrepreneurcamp.id/menjaga-hubungan-baik-dengan-klien/

2.   Daniel Nugraha. 28 Agustus 2019. Tips Menjaga Hubungan Dengan Klien. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.paper.id/blog/tips-dan-nasihat-umkm/tips-menjaga-hubungan-dengan-klien/

3.   Studi Ilmu. 8 Tips Membangun Hubungan yang Baik dengan Klien. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.studilmu.com/blogs/details/8-tips-membangun-hubungan-yang-baik-dengan-klien

4. Musyri’ah Hanum. 16 Mei 2019. 6 Strategi Membangun Hubungan dengan Klien untuk Mencapai Target. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://magazine.job-like.com/strategi-membangun-hubungan-dengan-klien/