Sekolah Alam merupakan program pemberdayaan masyarakat dengan sasaran anak-anak di daerah pedalaman dan pinggiran dengan memberikan pendidikan akademis, nasionalisme, dan karakter luhur yang bersifat kontekstual dan menyatu dengan alam. Kurikulum yang dikembangkan di Sekolah Alam ini adalah kurikulum pendidikan yang memungkinkan siswa belajar dan menyerap ilmu dari media belajar alam sekitar. Kurikulum tersebut bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kognitif, rasa cinta tanah air, dan pendidikan integritas.

Dengan jargon “Berguru dengan Alam!”, Werkudara Foundation melalui Sekolah Alam berusaha untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak bahwa alam yang diberikan oleh Tuhan dapat menjadi media belajar yang menyenangkan sehingga ke depannya dapat menumbuhkan kesadaran untuk melestarikan alam sekitar.

Kurikulum

Kognitif

Pendidikan Kognitif bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memori, logika, dan bahasa peserta didik melalui pelajaran Sains, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris

Kewirausahaan

Pendidikan Kewirausahaan mengajak peserta didik untuk bisa melihat berbagai potensi yang ada di daerahnya yang bisa dikembangkan menjadi hal-hal yang lebih bermanfaat dengan manajemen yang baik

Nasionalisme

Pendidikan Nasionalisme bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air peserta didik sehingga akan muncul perilaku toleransi, peduli terhadap lingkungan, dan gotong royong

Kepemimpinan

Pendidikan Kepemimpin mengajak peserta didik untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan soft skills lainnya yang mendukung melalui metode belajar yang interaktif dan atraktif

Metode Belajar

Observasi & Riset

Peserta didik akan diajak belajar dengan cara mengamati dan memahami langsung gejala alam yang terjadi untuk kemudian dikonstruksikan menjadi sebuah konsep

Internship

Peserta didik akan diajak belajar dengan cara mengolah hasil dari praktik di alam secara langsung dan kemudian menjual dan memasarkannya ke masyarakat

Ekstrakurikuler

Selain melakukan riset dan magang-dagang, peserta didik juga memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan pengembangan diri lain di luar sekolah